Kades Ini Tewas Di Bacok Karena Persengketaan Lahan .

TamanBerita- Kepala Desa (Kades) Sialang Jaya Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Inhil, Riau Baharuddin (55) tewas dibacok oleh Bas (52), yang merupakan mantan Ketua RT di desa setempat.

Pemicunya disebabkan karena persengketaan lahan.

Peristiwa itu terjadi di Parit Bujur Desa Sialang Jaya, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Sabtu (4/3) sekitar pukul 09.00 WIB.

Saat itu korban mengajak tersangka dan satu warga lain bernama Misran untuk melihat lahan yang dijual. Lokasinya masih di Desa Sialang Jaya. Ketiganya berangkat ke lokasi dengan menggunakan perahu.Minggu (5/3).

Dijelaskan Dolifar, korban sengaja membawa pelaku ke lokasi tanah yang dibeli itu karena mengetahui persoalan tersebut dan agar ikut membantu dalam penentuan batas tanah.

“Namun saat masih dalam perjalanan terjadi perselisihan paham antara korban dengan pelaku.

Korban mengatakan bahwa pelaku tidak lagi memiliki tanah karena sudah dijual,

sedangkan pelaku bersikeras menyatakan masih memiliki lahan,” ucap Dolifar.

Karena korban terus-menerus mengatakan hal tersebut, pelaku tersinggung dan terpancing emosi.

Hingga akhirnya, parang yang dibawa untuk menebas rumput saat pengukuran, langsung ditebaskan pelaku ke arah leher korban sebelah kiri hingga berlumuran darah.

“Kemudian sampan yang mereka tumpangi terbalik dan ketiganya jatuh ke sungai.

Ketiganya pun berenang ketepian termasuk korban yang sudah berlumuran darah bisa sampai berenang ke tepian sungai.┬ádan memohon kepada pelaku untuk tidak dianiaya lagi,”

Setelah itu pelaku langsung meninggalkan korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan kembali ke Desa Sialang Panjang untuk kemudian menyerahkan diri kepada Polsek Batang Tuaka.

Karena luka di lehernya cukup serius, nyawa korban tak dapat ditolong hingga tewas di tepi sungai tersebut.

“Saat ini tersangka sudah kita tahan di Mapolres,” ucap Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung, Minggu (5/3/2017)

“Akibat luka yang dideritanya, korban menghembuskan nafas terakhir di tepian sungai.

Kepada tersangka dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara,” pungkasnya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *