Asap Erupsi Gunung Agung Jadi Ajang Foto Selfie Para Turis

Asap Erupsi Gunung Agung Jadi Ajang Foto Selfie Para Turis
Asap Erupsi Gunung Agung Jadi Ajang Foto Selfie Para Turis

Tamanberita.com -Dampak erupsi Gunung Agung tidak semuanya membuat ketakutan sejumlah wisatawan dengan memilih meninggalkan Bali.

Bahkan banyak wisatawan yang justru datang mendekati letusan gunung Agung yang tertidur sejak tahun 1963.

Tamanberita.com -Asap Erupsi Gunung Agung Jadi Ajang Foto Selfie Para Turis

Beberapa media sosial ramai menampilkan foto dan video penampakan gunung Agung terkini.

Tidak hanya itu banyak juga yang memamerkan latat kepulan asap pekat gunung agung sebagai latarnya.

Dilihat dari lokasinya, pengambilan foto terlihat berada di wilayah Amed dan Tulamben Karangasem.

Bahkan berbagai gaya model selfie ditunjukkan sejumlah turis asing sebagai bentuk keindahan.

Beberapa turis asing ditemui di objek Wisata Kuta mengaku bahwa tidak yang perlu ditakutkan dari adanya erupsi gunung.

Tetapi harus menjauh dari radius yang diimbaukan oleh petugas pemerintahan.

Seperti halnya Mack, pria asal Inggris ini meyakinkan pemerintahnya tidak melarang untuk ke Indonesia khususnya Bali.

Tetapi imbauan untuk tidak mendekat di zona rawan gunung Agung di Karangasem.

“Pemerintah saya di Inggris tidak suruh saya pergi. Mungkin yang tiba-tiba eksodus karena dia pengungsi jadi harus pergi takut dengan abu vulkanik,”

sindir, Mack di temui di kawasan pasar Seni Kuta.

Hal senada juga diungkapkan Yulli asal Sidney Australia.

Wanita berusia 42 tahun ini mengaku Bali begitu indah dan sayang untuk ditinggalkan hanya karena vulkanik Gunung Agung.

Menurutnya, hal yang terbaik dengan ikuti aturan pemerintah.

Sejauh ini agar tidak tour ke Karangasem karena erupsi gunung Agung.

Bahkan menurutnya asap yang keluar dari gunung api jika cuacanya cerah sangat menarik bagi turis untuk ajang selfie.

“Bisa foto dengan latar gunung api yang keluarkan asap vulkanik adalah tantangan dan kenangan yang indah. Itu sangat menarik sekali. Saya hanya sangat takut kalau ke Kuta penuh tumpukan sampah,” akunya menyudahi.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *