Gol Dianulir Wasit, Pemilik Klub Yunani Ancam Wasit dengan Pistol

Gol Dianulir Wasit, Pemilik Klub Yunani Ancam Wasit dengan Pistol
Gol Dianulir Wasit, Pemilik Klub Yunani Ancam Wasit dengan Pistol

tamanberita.com – Aksi kurang terpuji terjadi di Liga Yunani ketika pertandingan antara PAOK melawan AEK Athens

dalam lanjutan Liga Yunani di Stadion Toumba, Minggu (11/3/2018).

TamanBerita –¬†Gol Dianulir Wasit, Pemilik Klub Yunani Ancam Wasit dengan Pistol

Pemicunya adalah pemilik PAOK, Ivan Savvidis yang tiba-tiba masuk ke dalam lapangan sembari menenteng pistol.

Hal itu terjadi setelah wasit Giorgios Kominis mengeluarkan keputusan kontroversial karena menganulir

gol Fernando Varela pada menit ke-89 yang dianggap berada dalam posisi offside.

Keputusan tersebut lantas menyulut emosi pendukung tuan rumah, tak terkecuali dengan Savvidis.

Pria 58 tahun itu membawa senjata api berupa pistol yang diselipkkan di pinggangnya sembari dikawal ajudan pribadinya.

Media Yunani menyebut Savvidis sempat ancam wasit Kominis dengan kata-kata “Anda Mati!!!

Namun, insiden berdarah sempat dicegah karena Savvidis keburu diamankan oleh petugas.

Sementara itu, wasit Kominis pun berhasil dievakuasi ke dalam terowongan stadion dan membuat laga akhirnya ditunda selama dua jam.

Wasit Kominis akhirnya mengesahkan gol Varela dan meminta AEK Athens untuk melanjutkan pertandingan.

Akan tetapi, ajakan tersebut ditolak oleh pelatih AEK Manolo Jimenez yang memilih untuk walk out bersama timnya.

“Kami langsung meninggalkan stadion dengan pengawalan polisi.

Wasit kemudian mengesahkan gol PAOK yang seharusnya offside. Wasit meminta kami melanjutkan pertandingan,

namun kami menolaknya. Ini memalukan karena pada akhirnya wasit mengesahkan

gol tersebut setelah semua yang terjadi,” tegas Jimenez seperti dikutip OndaCero.

Insiden memalukan itu lantas dikecam oleh FIFA selaku induk tertinggi sepak bola dunia.

Namun, FIFA menyerahkan hukuman kepada pemilik PAOK itu diserahkan ke Asosiasi Sepak Bola Yunani.

“Mengingat insiden ini terjadi dalam konteks kompetisi nasional,

maka tindakan disipliner apapun harus berada di bawah wewenang FA Yunani,” bunyi pernyataan FIFA.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *