Legenda MU Sebut Kevin De Bruyne Lebih Pantas Jadi Pemain Terbaik

TamanBerita.Com Legenda Manchester United (MU), Gary Neville, bicara soal kandidat pemenang PFA Player of the Year alias Pemain Terbaik Liga Inggris versi asosiasi pemain. Neville menyebut bintang Manchester City Kevin De Bruyne pantas mendapatkannya.

Musim ini ada enam pemain yang bersaing untuk jadi pemain terbaik di Liga Inggris. Selain De Bruyne, Ada Mohamed Salah, David De Gea, Harry Kane, Leroy Sane dan David Silva.

Pada akhirnya Salah jadi pemenang setelah berhasil mendapat suara terbanyak. De Bruyne sendiri berada di peringkat kedua sementara peringkat ketiga ditempati oleh Kane.

Banyak yang menganggap bintang Liverpool, Salah, memang pantas memenangi penghargaan tersebut. Akan tetapi, berdasarkan Neville, De Bruyne lebih pantas jadi pemain terbaik liga musim ini.

Neville, yang sempat membela MU pada periode 1992-2011,mengaku ia bukannya tak setuju dengan kemenangan Salah. Namun ia merasa bahwa permainan De Bruyne terasa sangat indah.

“Jika saya masih anggota pengambil voting saya secara pribadi akan memberikan gelar Pemain Terbaik PFA ke pemain Manchester City Kevin De Bruyne. Itu bukan karena saya percaya gelar itu harus dimiliki oleh pemenang liga atau Mo Salah tidak pantas mendapatkannya,” ujar Neville, yang sempat membawa MU menjuarai dua gelar Liga Champions pada kepada Sky Sports News.

Neville tak menampik, bintang Liverpool, Mohamed Salah juga pantas mendapat gelar ini. Namun, sekali lagi, menurut dia, De Bruyne lebih pantas.

“Salah telah membuat lebih banyak orang terkesan di dalam permainan, itu fakta. Dalam demokrasi, para pemain yang telah bermain melawannya telah memilihnya. Saya tidak bisa tidak setuju dengan memberikannya kepada Salah, yang telah melampaui apa yang kita diharapkan darinya musim ini,” ujar Neville.

“Namun, saya akan beringsut ke De Bruyne karena penampilannya seperti karya seni dan, dalam hal assist dan mengontrol pertandingan sepakbola, ia ajaib untuk ditonton.”

kata Neville, tampil luar biasa gemilang musim ini. Atas peran dia juga Manchester City akhirny tampil jadi juara Liga Inggris.

“Kita menimbun pujian pada pemain tertentu dan saya belum mendapat satu pun kata negatif untuk dicuapkan tentang dirinya. Pekerjaan yang dilakukannya saat tak menguasai bola tidak bisa dipercaya, meskipun saya pasti tidak akan merasa enjoy bermain melawan Salah,” tandasnya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *