Sandiaga Nilai PKL Tanah Abang Tak Perlu Ditertibkan Karena Diperlukan Warga

Sandiaga Nilai PKL Tanah Abang Tak Perlu Ditertibkan Karena Diperlukan Warga
Sandiaga Nilai PKL Tanah Abang Tak Perlu Ditertibkan Karena Diperlukan Warga

TamanBerita.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menilai pedagang kaki lima (PKL) di Tanah Abang tidak perlu ditertibkan, cukup dibina saja. Sebab, meski sudah ditertibkan para PKL tetap saja kembali lagi ke jalan.

BeritaTerkini.com –┬áSandiaga Nilai PKL Tanah Abang Tak Perlu Ditertibkan Karena Diperlukan Warga

Karena menurut dia kebijakan yang sebelumnya dinilai tidak akan berkesinambungan. Hal tersebut terungkap usai Sandi menemui para perwakilan masyarakat Tanah Abang.

Karena secara kebijakan itu tidak berkesinambungan jadi misalnya mereka sudah ditata di dalam satu kebijakan tapi tidak ada kontinuitas daripada kebijakan itu, jadi akhirnya turun lagi, kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta.

Mereka hadir karena diperlukan oleh 300 ribu lebih pengguna transportasi yang lalu lalang di Stasiun Tanah Abang.

jadi kehadiran mereka perlu dibina ditata dalam suatu konsep yang saling menghargai, respect dan tentunya berkesinambungan.

Sandi menjelaskan mendapat penuturan perkembangan dari perwakilan masyarakat Tanah Abang bahwa sebelumnya begitu banyak perubahan di kawasan tersebut. Dari masukan tersebut kata dia, bisa mengoreksi dan bisa membuat kebijakan yang sesuai dengan harapan warga. Sehingga memiliki potensi untuk meningkatkan perekonomian di kawasan tersebut. Serta menciptakan lapangan pekerjaan dengan konsep yang berkeadilan.

Hari ini kita dapat masukan dari masyarakat mudah-mudahan ini bisa perkaya data yang kami kumpulkan untuk membantu kita untuk memastikan kebijakan yang akan diambil itu sudah sesuai harapan dari warga.

Ditemui terpisassh, Suparno selaku perwakilan tokoh masyarakat Tanah Abang mengaku mendukung kebijakan yang dibuat Anies dan Sandi.Kita hanya mendukung, masyarakat Tanah Abang mendukung kebijakan pemerintah

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *