Polisi Tangkap Tersangka Pengedar Meterai Palsu di Jakarta

Polisi Tangkap Tersangka Pengedar Meterai Palsu di Jakarta
Polisi Tangkap Tersangka Pengedar Meterai Palsu di Jakarta

Tamanberita.com – Kepolisian menangkap delapan orang pembuat dan penjual meterai palsu di wilayah Jakarta.

tamanberita.com –┬áPolisi Tangkap Tersangka Pengedar Meterai Palsu di Jakarta

Pelaku ditangkap dalam operasi gabungan yang dilakukan Ditjen Pajak

Dan Mapolda Metro Jaya pada Januari hingga Februari lalu 2018.

Kasubdit Forensik dan Barang Bukti Direktorat Penegakan Hukum Ditjen Pajak

Joni Isparyanto Meminta masyarakat lebih peka saat memberi meterai.

Dia memberikan tips agar masyarakat tak tertipu atas maraknya meterai yang dibuat oleh para pelaku.

“Kalau yang asli bila kita cermati ada micro teks tanda kecil dan ada nomor seri dan hologramnya.

Kemudian warna dari tinta yang asli akan memudar di bawah sinar ultra violet.

Kalau palsu nggak memudar tetap pekat atau terang,” kata Joni di Mapolda Metro Jaya, Selasa (20/3).

Selain itu, kata Joni, meterai palsu akan terlihat dari warna yang lebih cerah dibandingkan yang asli.

“Kalau asli lebih pekat warnanya, ketimbang yang palsu.

Lalu hologram di pojok kanan bawah itu bisa berubah

Bila digoyang-goyangkan dan lebih rapih ya,” katanya.

Dari segi fisik, meterai palsu biasa dicetak di atas kertas

Yang memiliki tekstur agak lebih kasar ketimbang yang palsu.

“Ini yang garis sepeti pita pengamanan itu lebih detail bentuk garuda nya.

Kemudian formasi bintang oval dalam cetakan materai

Bisa diraba terutama warna hijau, biru dalam meterai tersebut,” ujar Joni.

Meterai palsu juga dapat diketahui dari harga jualnya.

Menurut dia, tak ada harga jual meterai di bawah harga asli.

“Kalau harga mungkin bisa dimainkan ya

Tapi kalau meterai 6000 pasti harga jualnya di atas itu,” jelasnya.

Dalam kasus ini, polisi menyita barang bukti berupa 63.800 meterai pecahan Rp 6.000

Satu unit mobil Datsun Go, enam unit handphone

Satu unit laptop, dan tiga unit printer dan beberapa bahan pembuat meterai palsu.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *