Yildirim Ali Koc, Sponsor Pameran Manuskrip Alquran Berusia 47 Abad Di Musem Smithonian

Pengusaha besar asal Turki, Yildirim Ali Koc, menjadi salah satu sponsor pameran manuskrip Alquran berusia 47 abad di Museum Smithsonian, Washington DC, Amerika Serikat.

Taipan Turki berusia 49 tahun ini ingin menjelaskan ke masyarakat negeri Paman Sam kalau Islam adalah agama perdamaian dan toleransi.

Alquran hasil goresan tangan tersebut berasal dari zaman awal Turki hingga Turki Usmani.

“Pameran ini bentuk penghormatan terhadap Alquran dan melawan sikap Islamophobia. Islam adalah cerminan keindahan dan kedamaian.

Pameran sendiri akan berlangsung hari Sabtu besok,” katanya, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Perusahaan Induk Koc,

seperti dikutip situs Anadolu Agency, Jumat, 21 Oktober 2016.

Wakil Presiden Fenerbahce, salah satu klub olahraga besar di Turki,

ini mengaku sangat senang melihat manuskrip Alquran yang didatangkan langsung dari Museum

Kebudayaan dan Islam Turki di Istanbul, bisa tampil di Musem Smithsonian.

Dalam pameran ini juga akan mencakup 18 Al-Quran dari koleksi permanen dari Freer Gallery of Art dan Arthur M Sackler Gallery

termasuk koleksi terbaik dari Museum Smithsonian.

Manuskrip Alquran yang paling penting dipamerkan dihasilkan berasal dari Turki hingga ke Afghanistan yang mencapai usia hampir 1.000 tahun sejarah seni Islam antara abad ke-8 dan 17.

Pameran ini disponsori oleh Departemen Pariwisata dan Kebudayaan Turki bekerja sama dengan Museum Smithsonian,

lembaga pendidikan dan riset yang dilengkapi dengan museum ilmu pengetahuan dengan 19 museum dan galleri,

9 pusat riset serta kebun binatang serta memiliki lebih kurang 142 juta benda koleksi.

images

Siapakah Yildirim Ali Koc? Ia berasal dari generasi ketiga keluarga Koc, pebisnis sukses dan terkaya di Turki.

Koc Holding sendiri dirintis oleh Vehbi Koc pada 1963 di Istanbul. Pada tahun ini, menjadi satu-satunya perusahaan asal Turki yang masuk jajaran Fortune Global 500.

Selain Koc, pameran ini juga didukung oleh perusahaan kakap Turki lainnya, Grup Dogan, serta Maskapai Penerbangan Turki (Turkish Airlines).

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *